yayanadenan's blog

trip to the wood

Posted on: May 3, 2010

situgede
Untuk kedua kalinya aku berkunjung di sebuah ‘setu’ atau situ atau danau di Bogor bagian Barat, yaitu Situ Gede. Terletak di kelurahan Situgede, danau ini menjadi satu dengan hutan penelitian IPB tempat Lembaga Penelitian Hutan Tropis (CIFOR). Sebetulnya, hutan inilah yang menjadi daya tarik utama buatku untuk mengunjunginya. Bogor yang semakin panas, menjadikan kami mencari tempat-tempat teduh untuk sekedar mencari kesejukan dan relaksasi.

tepi danau

Dari bagian depan danau Situ Gede, untuk menuju ke hutan penelitian, kami harus melewati belakang rumah-rumah penduduk dengan jalan kaki, karena motor tidak diperbolehkan masuk ke area hutan ~ ada portal besi untuk menghalangi pengunjung yang ‘nakal’. Begitu masuk ke area hutan, terlihat banyak bangku dan meja dari kayu/bambu yang disediakan bebas bagi siapa saja. Ada beberapa tikar yang digelar oleh beberapa lapak penjual minuman dan makanan kecil, dan kata mereka pun ga usah bayar buat menempati tikar-tikar tersebut, jadi bisa tidur-tiduran di situ dengan bebas.

di dalam hutan

Sejuk sekali dan bersih udaranya, kebersihannya pun cukup. Jika ingin jalan-jalan lebih jauh masuk ke hutan pun oke, jalan setapaknya cukup jelas. Tak jauh dari situ ada tempat penangkaran rusa, pengunjung pun diperbolehkan memberi makan mereka dengan wortel yang disediakan, cukup meninggalkan uang seribu rupiah. Tapi harap tahan bau pesingnya ya, namanya juga kandang hewan ^_^

hutanhutan

Setelah cukup lama bersantai-santai sembari sarapan dan ngopi, jalan-jalan pun sudah, Ina tergiur untuk menaiki ‘bebek air’. Ya, di tepi danau memang disediakan macam-macam ‘kendaraan genjot’ ini untuk mengelilingi danau semaunya, tarifnya 10ribu per 20 menit. So, setelah mengumpulkan sampah sendiri, beranjaklah kami keluar dari area hutan. Menaiki bebek air atau kuda laut air (tepatnya yang kami naiki berbentuk ikan) tinggal mengantri dan rutenya pun terserah kita. Dari danau bisa dilihat kembali pemandangan hutan yang teduh.

hutan dari danaudi atas danau

Cukup menyenangkan berwisata di sini, dan tidak ada biaya masuknya lho! Hanya membayar jika ingin menaiki bebek air atau ingin membeli minuman dan snack, tak lupa juga uang parkir. Sungguh hiburan yang murah-meriah. Cukuplah untuk sejenak melepaskan diri dari pengapnya kota dan panasnya cuaca… 🙂

Advertisements

12 Responses to "trip to the wood"

wah sepertinya seru…. Naik bebek air bayar berapa mbak? di gembira loka jogja bayar 5.000 deh kalau gak salah.

kalau di bandung banyak taman mbak. ada taman lansia, trus taman lainnya yang gak aku tahu namanya he he he… gak bayar juga kalau mau masuk, tapi hampir 2 tahun di sini aku belum juga piknik ke taman-taman itu, padahal pengen… abis bingung siapa yg mau diajakin, semua orang yg kuajakin gak pada berminat, sedih deh 😦

bebek airnya bayar 10ribu… 20 menit ajah tapi. Iya, seru buat refreshing, bener-bener main ke hutan lho ini, walaupun hutan penelitian 🙂 dan bisa tidur2an sambil baca2 sak karepe…hmm, jadi bayangin umpama aku kesini sendiri jangan2 sore baru pulang…hahaha

kalo di bandung masih banyak taman2 gitu ya, bukan taman sari kan? hahaha… aku pernah hidup di bandung 2 bulan doang, jadi belom gitu apal deh…
kesana aja sendiri ta, sambil nulis2… ada tikernya ga? ^_^
tapi kalo terlalu rame ga gitu nyaman juga ya…

wuaaahhh enak banget… kayaknya kalau nulis di hutan itu bakalan lancar. kayaknya inspirasi bakal berebut muncul di otak tuh he he he. kok tiba2 inget puisi rangga ya: lari ke hutan belok ke pantai…

owh pernah di bandung juga ya mbak… he he kalau taman sari sih kampus aku mbak…
nggak ada tiker, tapi bnyak kursi-kursi betonnya mbak…

nggak rame juga sih mbak biasanya… tapi klo sepi-sepi gitu aku juga nggak nyaman sih… hmm nantilah aku kunjungi taman-taman itu sebelum benar-benar meninggalkan bandung. moga-moga ada yg mau diajakin ‘piknik’ ke sana….

iya pernah di bandung bentar, aku sering ke sanbe di taman sari itu… 🙂 ternyata deket kampusmu yah..

kalo kursi beton tapi di bawah pohon ya enak..tipikal kampus itu..di IPB juga gitu..
ga mungkin lah ada tiker, masak di kampus ada tiker? hahaha…
yah, semoga sempet rekreasi ke taman-taman itu ya.. 🙂

wah coba dulu kita ketemu, bisa hunting komik bekas barang2 mbak he he he, eit saat itu mungkin aku blom di bandung ya….

aku biasanya kalo duduk di taman dll sih gak pake tiker mbak, pake kertas koran he he…. kok kayak gelandangan ya he he…

iyah, amin… smoga hari itu tiba….

iya nih…mungkin bisa hunting komik sama2 ya…hahaha…udah taun 2004 yang lalu tuh ^_^ udah di bandung belom?

gpp kayak gelandangan, asal ga compang camping aja…hihihi…

iya mbak, trus kita crita2 jaman jadul sambil cari barang2 jadul juga, sampe kita tampak sangat jadul hua ha ha ha…

2004 ya mbak? wah belom di bandung… aku datang ke bandung 4 tahun kemudian, hiks…

hi hi gelandangan keren gitu ya mbak… biarpun beralas koran tapi wangi n bajunya kayak putri-putri hi hi hi

memang kita adalah golongan manusia jadul….hidup jadul! hahaha… 😀

tuh kan belum di bandung, jadinya ya ‘tlisiban’ deh…hihihi…

kalo bajunya kayak putri-putri gitu adanya memang ga dikira gelandangan, tapi dikira orang stresssss!! huahahaha….. cepet lapor ke keluarganya biar dijemput pulang…hihihihi….

hi hi hi mbak yayan kocak banget bales komen aku, aku yang ngantuk jadi melek deh….

wah harus dibikin lagunya tuh mbak… kan ada lagu manusia bodoh, ada lagu judulnya cantik, nah harus ada juga lagu manusia jadul yang didedikasikan buat kita dan bangsa kita he he…

ha ha ha… aku jadi bayangin: aku duduk di koran pakai baju putri di tengah taman, bengong-bengong sendiri ha ha jadinya emang tampak kayak orang stress yang gak bisa pulang ckakakakaka…

stuju tuh lagu manusia jadul…ntar tak pesenken ke Naif deh…skalian jadulnya….hihihi…

bayanginnya putri mana nih, putri timur tengah yaa…kan pake jilbab… hehehe… ngomong2 dimana ya kira2 pesen baju putri kek disney princess gitu? *lhomalahserius* hihihi… syapa tau bisa dipake ntar kalo vita akhirnya mau maen ke taman…

wuaaahhh naif pas sekali… mana tau mereka mau kita jadi model video klip, boleh juga mbak, bisa jadi kerjaan sampingan he he he….

hi hi putri bercadar aja deh, pake kain kotak-kotakku yang kayak mau ronda itu…. he he kalau akhirnya gak bsa mesen or nemu baju putri ala disney princess ya pake kebaya aja mbak, he he ini ceritanya putri kerajaan2 di jawa gitu hi hi

wow…ide bagus buat bercadar pake sarung…eh kain kotak-kotak itu…hahaha…
wah kalo pake kebaya kurang ‘megar’ dong… ^_^

model video klip? walah….kita serahin aja ama mariana renata ama luya mana….jiakakaka…. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

blog stats

  • 41,943 hits

moshi moshi!


moshi moshi! Welcome to my first blog. Just a place where i can write thoughts, opinions, experiences, interests, and about me, or people around me. Be pleased when you visit this page, and i welcome you to be my friend...
Enjoy!

tanggalan

May 2010
M T W T F S S
« Apr   Jul »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

my hyde

Archives

%d bloggers like this: