yayanadenan's blog

ina’s first time to school

Posted on: July 20, 2010


Mulai bulan juli ini, awal tahun ajaran baru, Ina mulai masuk sekolah. Yah…masih playgroup sih, walaupun umur Ina udah 3 tahun 8 bulan, tetapi belum bisa masuk TK A. Masih kurang umur! ^^ Tapi it’s ok with us, karena daripada dipaksain takutnya Ina masih belum siap..so, main-mainlah dulu di sekolah….

Pertama kali agak khawatir juga…maklumlah, Ina di rumah tidak gaul. Posisi rumah yang terletak relatif di pojok perkampungan, menyebabkan aku merasa was-was jika membiarkan Ina main sendiri atau keluyuran sendiri ke rumah tetangga..di antara banyaknya berita penculikan anak 😦 padahal aku tidak mungkin mengikutinya terus. Anak sebayanya hampir tak ada, ada beberapa yang lebih tua 1-2 tahun, dan lainnya sudah SD. Jadi, lebih sering kutemani main di rumah dan kalo papanya libur, kita main keluar.

Mungkin karena jarang bertemu orang lain (ya…nggak jarang-jarang amat sih ^^) setiap kali bertemu orang lain dia selalu ngumpet atau menghindar. Kalo ketemu sesama anak-anak, ga mau salaman. Apalagi ketemu orang tua, disuruh salim pun tak mau. Wah..dikirain ga pernah ngajarin ni mamanya ^^ tapi aku percaya, dia cuma tidak terbiasa. Ibuku bilang, nanti pada saatnya pasti mau, apalagi kalo sudah sekolah. Ok…let’s see.

Waktu wawancara di sekolahnya, sama sekali tak ada perubahan berarti pada sikap Ina, dia tetap ga mau salim dengan bu gurunya, dan tetap ngumpet kalo ketemu orang lain. Tetap diam saja cenderung mengalah kalo giliran mainnya diserobot anak lain. Pikirku saat itu, wah…pasti butuh waktu penyesuaian nih nanti di sekolah. Toh nanti ada masa orientasi siswa, jadi mudah-mudahan bisa cepat menyesuaikan diri.

Waktu sekolah tiba, Ina sangat excited. Sebenarnya dia tidak terlalu mengerti konsep bersekolah itu seperti apa, tapi memang dia anaknya kalo diajak main keluar rumah pasti mau..ya, akhirnya ngikut aja. Awalnya dia main sendiri di tempat bermain, tapi ketika ada teman sebayanya datang, -dengan doronganku- akhirnya dia mau main bersama. Tapi mungkin memang naluri anak yang langsung main bareng jika ketemu anak lain ya… langsung saja dia cepat berbaur dengan teman-teman barunya -tak peduli dari kelas mana. Dan surprising.. dengan tenangnya Ina salim dengan semua bu guru di sekolah! Dalam hati aku bersorak..alhamdulillah.. akhirnya mau juga dia salaman dengan orang lain..

Begitu disuruh berbaris -yah semacam apel pagi gitu- baru deh keliatan sifat aslinya..ga bisa anteng alias diem! Mungkin karena merasa bosan -walopun guru-gurunya sudah teriak-teriak dan nyanyi-nyanyi- dia selalu melangkah bahkan berlari keluar barisan…dan seringnya diikuti oleh anak lain..hihi. Aku cuma bisa ketawa geli melihat guru kelasnya berkali-kali mengejar Ina untuk mengembalikannya ke dalam barisan..^^.

Lega banget melihat Ina ikut berbaris melangkah ke kelasnya, tanpa sedikitpun celingukan mencari mamanya! Dalam hati berharap, semoga mood Ina bagus terus, sehingga tidak rewel karena bete atau home sick atau kangen mamanya ^^. Sampai hari pertama berakhir, tak ada keluhan keluar dari mulut Ina, hanya bertanya kenapa mama di luar – tak ikut masuk? hahahaha…pertanyaan itu dilontarkan waktu sekolah berakhir, jadi total selama berada dalam kelas dia ga inget mamanya 🙂

Masa orientasi berlangsung 5 hari berturut-turut, tak membuat Ina bosan, bete atau under pressure. Anak lain ada yang mulai rewel di hari ke-2, ada yang di tengah-tengah kelas ingat mamanya, lalu dipanggillah mamanya buat menemani dia di dalam kelas.  Ada yang menangis karena merasa tertekan atau kaget dan takut dengan rutinitas baru dan orang-orang baru. Bahkan sampai ada yang muntah karena tertekan! Alhamdulillah, Ina tak mengalami semua itu. Aku cukup tenang menungguinya di luar.. bahkan sesampainya di rumah, dia excited buat sekolah lagi besok. 🙂

Masa orientasi selesai, masa sekolah dimulai, seragam dan tas baru pun dipakai. Ina masih tetap excited, bahkan sudah bisa membawa oleh-oleh lagu baru dari sekolah, walopun belum hapal betul. Sudah mau salaman dengan orang lain, berbagi dengan orang lain. Sudah mau menjawab ketika ditanya. Sudah tak ngumpet lagi jika tak sengaja berpapasan dengan tetangga. Semua hal yang biasa jika dibandingkan dengan anak lain mungkin, tapi bagiku itu suatu perubahan besar. Dan ini terjadi hanya dalam 6 hari ia bersekolah…..

Terus maju, Na! Semoga kau menjadi apapun yang akan engkau cita-citakan…

Advertisements

6 Responses to "ina’s first time to school"

Wah Tante Ta lulus, Ina mulai sekolah ya…. Semangat ya Ina, semoga jadi yang paling pinter 🙂

He he lucu Mbak, jadi inget masa-masa TK dulu. Aku masuk TK umur 3 tahun 2 bulan. Terpaksa TK karena terlalu kecil untuk SD, and kala itu nggak ada playgroup.

Ina sama kayak aku Mbak, dulu suka ngumpet kalau ketemu orang. Istilah ibuku: takut orang he he…. Tapi lama-lama ya jadi begini, sangat berani ha ha ha…

iya juga ya…kenapa sekolahnya jadi kayak gantian gitu ya…hihihi
makasih tante Ta, amiin…smg Ina paling pinter 🙂
ow, dulu pernah terlalu kecil bt masuk SD ya.. nanggung tuh namanya ^^

iya, ya…tahun berapa sih play group ditemukan di Indonesia, perasaan juga waktu aku kecil TK aja adanya, kelas 0 kecil lalu naik kelas ke kelas 0 besar 😉
sekarang juga ada PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) bayi pun bisa di’sekolah’kan di sini..cuman bedanya ini informal..
Pernah ada niat masukin Ina ke PAUD biar ‘gaul’ gitu tapi apa daya tak ada yang jaraknya dekat dengan rumah, jd ya tunggu ampe masuk PG aja.

wah dulu Titta juga takut orang ya? hihihi…
lha pernah takut orang tapi pernah jd reporter…hmm drastis bgt ya, secara ketemu orang2 ‘asing’ melulu.. 🙂
amin deh, semoga Ina juga jadi orang yang berani ama orang, ga malu2 lagi…asal jangan malu2in aja… 😀

Mencoba meninggalkan jejak di blogmu..he..
Btw,kui hanna beli tas dpt hadiah seragam to? Kok matching ^^
*komenramutublaz^^;*

hai cik…hahahaha… thanks ya dah mampir lagi… emangnya udah ga under pressure lagi kah? hihihi 😛

ooh, itu hadiah dari sekolah hanna, karena dia ga nangis waktu sekolah…dapet satu stel tas dan seragam….wkakakaka 😀 😛

komen ra mutu? reply ne yo gak mutu ya…hihihi

Iya mbak, sekarang sekolah buat umur paling dini pun ada ya…. Hu um dulu aku juga cuma ada TK kecil dan TK besar….

PG Ina deket rumah mbak? Berapa jam sekolahnya?

Iya dulu aku pemalu n penakut, Mbak, tapi nggak tau gimana tiba-tiba berani kalau suruh deklamasi he he.

Hi hi hi, sekarang aku udah nggak malu ketemu orang. Saking enggak malunya ya parahnya kadang jadi malu-maluin mbak 😦 Ina, jangan ikuti jejak Tante Ta ya he he…

jangankan sekolah buat yang paling dini…waktu dalam kandungan pun dah ikut kelas….hihhihi… kelas senam hamil tapi… 😛

PG Ina cukup dekat, kira2 2 km lah dari rumah, kalo berangkat nebeng papanya sampai ke sekolah, tapi pulangnya naik angkot satu kali. Praktis, higienis. Hihihi..

Wah jadi berani kalo deklamasi? berarti memang dari kecil suka puisi ya…makanya jago banget bikin kata-kata…

Iya Na..jangan ikuti jejak tante Ta… malu2in…
hahahaha…. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

blog stats

  • 40,722 hits

moshi moshi!


moshi moshi! Welcome to my first blog. Just a place where i can write thoughts, opinions, experiences, interests, and about me, or people around me. Be pleased when you visit this page, and i welcome you to be my friend...
Enjoy!

tanggalan

July 2010
M T W T F S S
« May   Aug »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

my hyde

Archives

%d bloggers like this: